Grosirkosmetikherbal.com: Pusat Agen Grosir Kosmetik dan Herbal Murah



Assalamu’alaikum. Wr. Wb.

Pada postingan kali ini saya akan menyarankan sebuah tempat dimana kalian bisa mendapatkan herbal secara murah. Iya, murah. Dimana lagi kalo bukan di Grosirkosmetikherbal.com disana merupakan agen pusat tempat herbal murah dan juga kosmetik.


Sekarang timbul pertanyaan, kenapa harus herbal? Menurut saya sangat simple, karena herbal itu menggunakan bahan - bahan alami dan juga merupakan hal yang biasa digunakan dalam mengobati penyakit di zaman nabi. Bahan baku alami ini secara umum memang aman. Disisi lain, pengobatan dengan menggunakan obat - obatan kimia cenderung berbahaya karena sesungguhnya didalam bahan obat - obatan kimia ada senyawa anorganik denngan susunan senyawa karbon murni yang sesungguhnya tidak cocok untuk tubuh. Karena itulah, di zaman sekarang herbal lebih cenderung dipilih jika dibandingkan dengan obat-obatan kimia yang banyak dampak negatif dan sering dikeluhkan sebagai racun dan malah memicu timbulnya penyakit.

Nah, herbal selain baik dan aman, juga memiliki banyak keunggulan. Diantaranya yaitu bahan - bahannya berasal dari senyawa organis dan cocok dengan tubuh kita, dapat meningkatkan ekspresi gen dalam tubuh, dapat mengoptimalkan sistem imun tubuh, dan juga masih banyak manfaat - manfaat lainnya. Jika sudah dilakukan diagnosa yang benar dengan bantuan analisa laboratorium klinik, pengobatan dapat dilakukan secara mandiri tanpa bantuan tenaga medis. Dan herbal juga efektif untuk penyakit yang sulit disembuhkan dengan obat kimia, seperti kanker, tumor, darah tinggi, darah rendah, diabetes, hepatitis, stroke, sinusitis, herpes, bau badan, bisul, dan lain-lain.

Di pusat grosir kosmetik dan herbal ini juga selain murah, kualitas produk yang terjamin khasiatnya dan juga berkualitas baik sudah pasti akan memuaskan anda. Jika kalian tidak percaya, produk-produk di grosir kosmetik dan grosir herbal ini juga sudah terdaftar di DINKES P.IRT. NO.109327501317
Pokoknya ini sangat recommended banget. Jadi gak usah ragu dan gak usah bingung. Nyari herbal? Grosir herbal lah tempatnya.
Untuk info lebih lanjut, bisa klik di www.grosirkosmetikherbal.com atau telpon di 0856-9132-0074 dan juga BlackBerry Messanger di 24C785E9

4. Cari tempat untuk tampil



4. Cari tempat untuk tampil
POIN TERPENTING.

Tempat terbaik untuk menampilkan stand up comedy anda adalah di comedy club (comedy cafe). Di Indonesia memang masih sangat jarang bahkan masih hanya ada CANDA COMEDY CAFE INDONESIA (Milik Om Ramon Papana) yang berada di Kemang Jakarta yang bisa menjadi tempat anda mencoba tampil sebagai stand up comedian. Cobalah mendapatkan jadwal dari comedy cafe tentang Amateur's Night atau kesempatan bagi umum untuk tampil. Biasanya comedy club / cafe menyediakan hari selasa dan rabu untuk acara Open Mic (Amateur's Night) karena biasanya hari-hari tersebut merupakan hari sepi. Coba konfirmasi jam berapa anda harus datang untuk mendaftar. Biasanya kalau banyak yang mendaftar, manager club akan memilih 5 atau 6 orang secara acak untuk bisa tampil.
Jangan kecil hati bila tidak terpilih dan terus datang kembali sampai anda mendapatkan kesempatan. Biasanya pelawak pemula yang terpilih untuk tampil akan melakukan pertunjukan selama 4 sampai 8 menit, apabila anda tampil jelek sekali biasanya mereka mematikan microphone ditengah show anda dan menyuruh anda turun panggung.
Comedy bisa menjadi bisnis yang brutal juga loh :)

3. Jadikan bahan anda menjadi materi rutin STAND UP COMEDY



3. Jadikan bahan anda menjadi materi rutin STAND UP COMEDY
Apa gunanya punya bahan yang lucu tapi  cuma tertulis dikertas atau buku catatan? Untuk merubah bahan anda menjadi bahan rutin yang bisa dibawakan dipentas, anda perlu untuk :
A. Menulis beberapa lelucon,
B. Susun urutan lelucon,
C. Tentukan karakter panggung yang akan
dipegang,
D. Latih penampilan anda,
E. Kerjakan pengaturan waktu anda.

A. Menulis beberapa lelucon
Kebanyakan lelucon terdiri dari SET-UP dan PUNCH LINE. Pertama SET-UP menjelaskan lelucon itu tentang apa, lalu PUNCH LINE menciptakan derai tawa (Begitu harapannya).
- Contoh :
SET-UP : " Ibu Saya genduuuutttt sekali..."
PUNCH LINE : "... Kalau mau masuk ke mobil harus pake... MINYAK GORENG..."
Jadi dengan beberapa latihan yang telah anda lakukan sebelumnya sebagai referensi, tulis lelucon anda menggunakan format comedy berikut :
a. URUTAN (LIST) - Angka ajaib dalam comedy adalah 3. Dua yang pertama hampir mirip, tetapi yang ketiga sangat bertentangan.*misalkan : "Anak pertama mereka mirip ibunya, Anak kedua mirip bapaknya, dan anak ketiga mirip... TETANGGANYA"
b. PERBANDINGAN (COMPARISON) - Mempertegas perbedaan yang besar.  *misalkan : "Kalau buat saya cemilan itu ya...kacang, kuaci, potato chips. Kalau buat dia, cemilan itu bakpao, indomie, nasi bungkus... kadang-kadang TUMPENG"
c. MELAMBANGKAN / BAGAIKAN (SIMILE) - Memperjelas sesuatu dengan melambangkan penggambaran seperti hal lain (Ibarat). *misalkan : "Untuk memikat cewek tidak
memerlukan kata2 yg sulit dimengerti; misalkan "Pada saat matahari terbit dari ufuk timur", bilang aja "Pagi". "Aku bersimpuh dihadapanmu", bilang aja "Jongkok". "Disebuah bilik kecil", bilang aja "WC".
Jadi kalau "Pada saat matahari terbit dari ufuk timur, aku bersimpuh dihadapanmu, disebuah bilik kecil", langsung aja bilang "Pagi-pagi, aku jongkok di WC". Simpel Man..."
d. OBSERVASI (OBSERVATION) - Menunjukkan betapa gilanya kehidupan sehari-hari kita. *misalkan : "Kamu tidak bisa mendapatkan segalanya dalam hidup ini kan? Maksud saya,
akan ditaruh dimana semua itu? Sedangkan rumah kita cuman tipe 21..."
e. MIMIK MUKA (MIMICKING) - Mengolok-olok seseorang dengan cara menirukan gaya atau mimik muka.
f. INGAT KEMBALI (CALLBACK) - Lelucon dengan PUNCH LINE yang mengingatkan pada lelucon yang sebelumnya anda bawakan dalam set.
Anda tidak akan menggunakan semua dari format diatas dalam sebuat set, masih banyak format lainnya juga. Tapi yang diatas itu merupakan dasar-dasar yang bagus untuk
menulis bahan.
B. Susun urutan lelucon
Coba lihat daftar lelucon anda dan ambil satu yang paling lucu. Tempatkan lelucon yang paling lucu itu dibagian paling belakang dari daftar / urutan yang sedang anda persiapkan. Lalu ambil lelucon yang nomer 2 paling lucu dan tempatkan di urutan pertama. Dengan susunan seperti itu anda akan memulai set anda dengan cukup kuat dan menutupnya dengan derai tawa besar. Lelucon nomer 3 terlucu letakan sebelum penutup. Lelucon berikutnya ditempatkan sesudah lelucon pertamam begitu seterusnya sampai anda bisa menyusun set dengan durasi cukup. Jumlah lelucon dalam satu set tergantung pada lamanya anda menyajikannya dan seberapa panjang bahan lelucon itu.

C. Tentukan karakter panggung yang akan dipegang
Ini akan melihat kembali kepada hal PELAJARI PARA PROFESIONAL. Semua orang bisa saja menceritakan lelucon tapi stand-up comedy-an seharusnya sudah lucu sebelum mereka mulai beraksi. Jadi cobalah menentukan termasuk jenis yang manakah anda? Saya tidak menganjurkan anda bergaya persis seperti mereka, tapi bila anda memiliki kemiripan gaya, bisa jadi cara anda menyajikan dan beraksi akan mirip pula. Perbedaannya adalah pribadi unik anda akan bersinar didalamnya karena sifat penampilan anda tidak lain adalah cermin pribadi anda sendiri.

D. Latih penampilan anda
Hanya orang-orang yang awalnya sudah terbiasa tampil didepan orang banyak, mereka sudah tidak memikirkan bagaimana penampilan mereka nantinya, mungkin apabila mereka lupa dengan materi pun mereka masih bisa dengan santainya  berimprovisasi didepan microfon panas tersebut. Sedangkan anda harus menghafal lelcuon anda sampe sebaik-baiknya, mungkin itu terasa sangat tidak adil. Tetapi sampai anda memiliki TALK SHOW anda sendiri, BERLATIHLAH. Bagian terberat bukanlah soal menghafal lelucon, tetapi bagaimana membawakan lelucon dengan benar. Kebanyakan lelucon bukan soal kata-kata yang aktual tapi soal cara bagaimana anda mengatakannya. Jadi anda harus melatihnya berulang-ulang, ceritakan kepada siapapun (sebanyak-banyaknya) dan ingat reaksi mereka agar kita bisa memperbaiki atau merubah bahan, ingat baik-baik bahwa melatih bahan anda bukan berarti menghafalkannya. Bila anda terlalu hafal akan bahan anda maka anda akan melewati kewajaran dan mengalami yang disebut sebagai "KELEBIHAN LATIHAN" (OVER REHEARSED). Lakukanlah improvisasi, anda akan selalu bisa menemukan penonton yang tidak terduga dan dapat dijadikan bahan apabila anda kehilangan kata-kata.

E. Kerjakan pengaturan waktu anda
Admin minta maaf karena tidak ada cara yang mudah untuk mempelajari pengaturan waktu bagi seorang stand up comedian. Hal ini merupakan perpaduan dari bakat alami dan kemampuan yang dipelajari. Cobalah mendapatkan sentuhan rasa dalam pengaturan waktu ketika berlatih dan dapatkan sebanyak mungkin kritik dan saran. Setelah itu anda akan bergantung pada kritik dari penonton langsung.

2. Kumpulkan bahan untuk penampilan anda.



2. Kumpulkan bahan untuk penampilan anda.

Sebelum naik ke pentas, anda harus MEMPERSIAPKAN dulu apa yang akan anda katakan.
Penonton bisa saja menikmati pemandangan pada saat anda berkeringat dingin terdiam kaku diatas panggung dengan sedang memikirkan bahan lelucon misalnya, tapi itu bukan jenis comedian yang mereka idamkan.
Bahkan pelawak Improvisational terkenal seperti Robin Williams sekalipun menulis bahannya dulu. Dia merencanakan semua bahan penampilannya baru kemudian ber-Improvisasi disekitaran materi itu.
Bila anda bingung darimana mendapatkan bahan-bahan, jawabannya adalah tergantung dari jenis comedy apa yang akan anda pegang. Salah satu titik mulai yang umum adalah bagaimana anda melihat sekeliling pemikiran anda (Persepsi mengenai suatu hal).
Kebanyakan humor sekarang sudah sangat personal (Pribadi) artinya berdasarkan pada pengalaman dan kelakuan seseorang. Sekalipun orientasi anda adalah tentang politik atau kehidupan keluarga yang berantakan, penampilan anda akan berpusat pada sekitaran pandangan anda tentang hal tersebut.

Okey, kita coba beberapa latihan disini :

1. Ambil kertas kosong, bagi menjadi 3 kolom.
2. Dikolom pertama tuliskan : Hal-hal yang anda khawatirkan.
3. Dikolom kedua tuliskan : Hal-hal yang membuat anda marah.
4. Dikolom ketiga tuliskan : Hal-hal yang menakutkan anda.
5. Intinya buat semua daftar keburukan sifat anda.

Humor yang mengejek diri sendiri (Self-Effacing.red) selalu menjadi wilayah aman, karena anda mentertawakan diri anda sendiri, orang lain akan merasa nyaman ikut tertawa bersama anda.
Bila anda jelek, bicarakan. Bayangkan diri anda merupakan tempat untuk melemparkan ejekan karena sebenarnya anda mengejek diri sendiri. Dan itu AMAN!!! Artinya, tidak merugikan orang lain.

Selain itu, buat daftar tentang hal-hal unik tentang diri anda, LUAR dan DALAM. Apakah kaki atau tangan anda besar sekali? Anda peminum alkohol? Anda malu makan didepan orang? Atau anda sangat pemalu bila harus berhubungan dengan orang lain?
Hmmmmm, Good idea, anda bisa jadi comedian Hebat :)

Daftar ini bisa menjadi bahan bagi penulisan lelucon anda. Ketika anda mulai menuliskan daftar diatas, selalu ingat untuk membawa buku catatan kecil kemanapun anda pergi.
Anda tidak akan menduga ketika tiba-tiba melihat sesuatu yang lucu dijalan dan saya YAKIN jika anda bilang "Oh, saya akan ingat itu" saya JAMIN ANDA TIDAK AKAN INGAT (Percaya deh :p).
Tulis segalanya bahkan hal yang aneh dan bodoh. Kadang kala gagasan buruk bisa mengantar ke gagasan bagus.
Cuma itu? kira-kira begitulah. Kebanyakan proses menulis lelucon terdiri dari kerja keras dan kreatifitas. Pelawak Tunggal kebanyakan bekerja keras sepanjang hari dan tetap begitu sampai seterusnya selama dia mash menggeluti pekerjaan tsb.

1. Perhatikan dan pelajari para profesional.


1. Perhatikan dan pelajari para profesional.

Seberapa beratnya sih tugas ini? Anda hanya perlu nonton sebanyak mungkin penampilan stand up comedian. DI Indonesia memang masih sulit menonton stand-up secara langsung karena masih belum banyak. Paling bagus adalah menonton dari Youtube atau DVD dari para stand up comedian Amerika atau Eropa atau menonton acara-acara stand up di saluran cable TV (Last Comic Standing, Seinfeld, Comic View, dll)
Pelajari teknik mereka dan dapatkan "Feeling" nya bagaimana mereka membangun kelucuan mereka dalam setiap set.
Apakah itu disebut meniru, menjiplak, atau mengCopy? Memang benar bahwa dosa terbesar dalam comedy adalah "MENCURI" lelucon milik pelawak lain , untuk dijadikan bahan belajar, sepertinya tidak apa-apa mengambil bahan dari comedian kesukaan anda dan menyajikan dalam versi lain. Tapi hanya untuk belajar, bila suatu saat anda tampil beanr-benar diatas panggung, bahan modifikasi itu sebaiknya jangan dipakai sebab itu tetap merupakan pencurian bahan loh :) Pencurian itu tidak baik kan?
Selagi mengamati penampilan apra comedian itu, coba anda tentukan type dari masing-masing stand up comedian itu. Beberapa tupe stand up comedian diantaranya :

a. Observational Comics (Pelawak tipe observasi)
contoh : Jerry Seinfeld, Janeane Garofalo, Raditya Dika, Mongol, Ryan Adriandhy, dll
b. Topical Comics (Pelawak Topik)
contoh : Andreew Dice Clay, Tim Allen, Pandji Pragiwaksono, Soleh Solihun, Insan Nur Akbar, dll.
c. Props Comics (Pelawak dengan Props)
contoh : Carrot Top, Gallagher, dll
d. Gimmick Comics (Pelawak dengan Adegan)
contoh : Margareth Cho, Lea Delaria, Septian Dwi Cahyo, dll
e. Impressionists (Pelawak yang meniru tokoh atau karakter terkenal)
contoh : Dana Carvey, Mike Myers, dll
f. Improvisationalists (Pelawak Improvisasi)
contoh : Robin Williams, Paula Paundstone, Abdel Achrian, dll

Setelah mengelompokkan mereka atas jenis/type, bedakan pula mereka atas kelakuan emosionalnya. Richard Lewis dan Asep Suadji adalah orang yang terus menderita, Denis Leary dan Cah Lontong terkadang sangat antagonis dan tidak simpatik.
Apakah sifat emosional anda? Apakah anda gila, sinis, serius, naif/lugu, atau canpur aduk aneh dari sifat-sifat itu? Jangan mengampil sifat emosional yang anda pikir paling lucu. Ambil yang paling cocok untuk anda, anda akan lucu bila anda jujur.
Setelah akrab dengan tokoh-tokoh stand up comedy yang terkenal, anda akan punya rasa bagaimana mengukir posisi untuk andasendiri di bisnis comedy ini. Secara bersamaan anda akan tertarik kearah karakter pelawak tunggal yang tepat untuk lawakan anda.

Kuliah Bebas Biaya

stats